Di Tahun 2016 ini, Pemerintah Kota
Tangerang Selatan (Tangsel) akan membuat Pusat Kesehatan Hewan
(Puskeswan) dan Balai Penyuluhan Pertanian. Untuk tahapan
pembangunannya, saat ini masuk dalam persiapan dokumen lelang.
Anggarannya berasal dari DAK (Dana Alokasi Khusus) tahun anggaran 2016.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan
Pangan (DPKP) Kota Tangsel, Dadang Raharja, mengatakan, anggaran
pembangunan itu dialokasikan dari pemerintah pusat sebesar Rp2,6 miliar.
Selain itu, ada juga anggaran pembangunan balai benih ikan di kawasan
Puspiptek, Setu, senilai Rp1,1 miliar.
“Di Tangsel banyak pecinta hewan
peliharaan. Tapi, saat ini belum ada pusat kesehatan hewan, maka dengan
dibangunnya Puskeswan ini sangat membantu masyarakat Tangsel dalam
menangani masalah kesehatan hewan,” ucap Dadang.
Dia berharap kedepannya, dengan
dibangunnya Puskeswan mampu memberikan pelayanan kesehatan hewan dan
bimbingan kepada masyarakat secara berkesinambungan, sehingga masyarakat
dapat memahami pentingnya peningkatan pengetahuannya terhadap hewan.
“Kita sudah punya 4 dokter hewan, dan kita juga ada tambahan dokter hewan sebanyak 10 yang dapat diperbantukan,” jelasnya.
Selain Puskeswan (Pusat Kesehatan Hewan), tahun ini dibangun juga Balai Penyuluhan Pertanian di Jombang Ciputat.
Sebelumnya, terkait pertanian di kota
dengan tujuh kecamatan ini, Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany,
mengimbau para petani harus cerdas melihat peluang pertanian di Tangsel
dengan sistem pertanian perkotaan (urban farming). (tri/fid)

0 Response to "Tahun Ini, Pemkot Tangsel Bangun Puskeswan dan Balai Penyuluhan Pertanian"
Posting Komentar