Serang, SUARA TANGSEL – Menjelang Pilgub Banten 2017
mendatang, para calon gubernur dan wakil gubernur harus mengedepankan
pertarungan ide dan gagasan untuk kemajuan dan pembangunan provinsi Banten.
“Pilgub sejatinya merupakan momen di mana para kandidat
cagub dan cawagub untuk baradu ide dan gagasan. Jangan sampai nuansa politik
praktis yang syarat kepentingan mendominasi jalannya pilgub nanti,’’ ungkap
Juru Bicara Lintas Mahasiswa Unsera (LMU) Kholil Mawardi, dalam rilisnya,
Minggu (20/3).
Dengan adanya
pertarungan gagasan, kholil berpendapat, pilgub Banten 2017 akan memperkecil
kemungkinan para calon gubernur dan wakil gubernur melontarkan kritik subjektif
dari atau ke calon lainnya. “Selain mengindari kritikan yang bersifat
subjektif, dengan partarungan ide dan gagasan juga menghindari isu SARA (Suku,
Agama, Ras dan Antar Golongan) yang dapat mengganggu kerukunan umat beragama
serta kehidupan sosial masyarakat,” kata dia.
Dengan demikian, sambungnya,
gagasan yang diberikan oleh para calon gubernur dan wakil gubernur akan
menjadi wacana publik yang dapat menarik perhatian masyarakat. “Tinggal nanti
bagaimana jika gagasan tersebut baik dan
sangat relevan dengan konteks masyarakat Banten, maka menjadi tugas bersama secara gotong royong
untuk mengimplementasikan gagasan tersebut,’’ pungkasnya.
Diketahui bersama, saat ini ada sejumlah tokoh Banten yang
menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon gubernur dan wakil
gubernur pada pilkada Banten 2017 mendatang
yakni, Gubernur petahana Rano
Karno, mantan Bupati Lebak Mulyadi
Jayabaya, Walikota Serang Haerul Jaman, Politisi Partai Golkar Andika Hazrumy,
mantan Bupati Serang Ahmad Taufik Nuriman,
Kepala Badan Intelijen Daerah Maluku Utara Laksamana Eden Gunawan,
mantan Walikota Tangerang Wahidin Halim,
dan mantan Kapolda Banten Muhammad Zulkarnaen.
(Abdul Hakim)

0 Response to "LM Unsera : Pilgub 2017 Merupakan Momentum Terbaik Adu Ide dan Gagasan Benahi Banten"
Posting Komentar