
Susno Duadji :Ist |
Susno Duadji Soroti Akar Masalah Polri: Bukan Soal Garis Komando, tapi Perilaku Aparat
JAKARTA – Mantan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri, Susno Duadji, melontarkan kritik terbuka terhadap pandangan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menyebutkan bahwa Kepolisian Republik Indonesia idealnya tetap berada langsung di bawah Presiden.
Menurut Susno, perdebatan mengenai posisi struktural Polri kerap terlalu dibesar-besarkan, sementara persoalan yang lebih mendasar justru luput dari perhatian. Ia menilai, persoalan utama kepolisian bukan terletak pada siapa yang memegang kendali institusional, melainkan pada kualitas pelaksanaan tugas di lapangan.
Bagi purnawirawan kepolisian, lanjut Susno, isu penempatan Polri di bawah Presiden atau lembaga lain tidak lagi relevan. Yang jauh lebih penting, kata dia, adalah bagaimana aparat menjalankan fungsi penegakan hukum secara profesional, berintegritas, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Posisi Polri di bawah siapa tidak menjadi persoalan. Yang menjadi soal adalah bagaimana kinerja dan perilaku aparatnya,” tegas Susno.
Ia menyoroti bahwa reformasi Polri seharusnya difokuskan pada pembenahan perilaku institusional yang selama ini kerap menuai sorotan publik. Menurutnya, langkah perbaikan tidak selalu harus melalui pembentukan tim atau struktur baru, melainkan bisa dilakukan dengan kebijakan tegas dan pengawasan yang konsisten.
Pandangan tersebut menambah deretan suara kritis dari kalangan purnawirawan Polri yang menilai bahwa reformasi kepolisian harus menyentuh aspek paling fundamental, yakni perilaku, integritas, dan akuntabilitas aparat, bukan semata-mata soal struktur komando atau garis koordinasi kelembagaan.



0 Response to "Susno Duadji Soroti Akar Masalah Polri: Bukan Soal Garis Komando, tapi Perilaku Aparat"
Posting Komentar